Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) mengadakan kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara dan Praktek SADARI (perikSA payuDAra sendiRI) bersama Perhimpunan Istri Dokter Hewan Indonesia (PIDHI) secara online, Jum’at (7/3) pada pukul 09.00-10.00 WIB.
Kegiatan ini diiukuti oleh perwakilan dari cabang PIDHI di seluruh Indonesia. Bertindak sebagai narasumber adalah dr. Hardina Sabrida MARS. Narasumber menjelaskan tentang penyakit kanker payudara dan cara untuk melakukan deteksi dini kanker payudara agar terhindar dari penyakit kanker payudara, khususnya kanker payudara stadium lanjut. Karena, jika kanker payudara ditemukan dalam stadium dini maka peluang kesembuhannya sangat besar, sebaliknya jika ditemukan sudah stadium lanjut, maka peluang kesembuhannya juga menjadi kecil.
dr. Hardina juga menghimbau kepada para kaum hawa khususnya, untuk selalu melakukan SADARI sebulan sekali, baik bagi yang masih menstruasi ataupun yang sudah menopause. Selain itu, jika ada gejala yang mencurigakan bisa segera memeriksakannya ke dokter.
“ Untuk menekan angka kanker payudara khususnya kanker payudara stadium lanjut, diharapkan bagi semua wanita khususnya bisa melakukan deteksi dini kanker payudara dengan cara melakukan SADARI. SADARI bisa dilakukan satu bulan sekali di hari ke 7-10 setelah menstruasi hari pertama untuk yang masih menstruasi, untuk yang sudah menopause bisa dilakukan pada tanggal yang sama setiap satu bulan sekali,” ujar dr. Hardina
Mendengar penjelasan yang sangat lugas dari dr. Hardina, para peserta yang hadir secara online sangat antusias untuk mengajukan pertanyaan, setelah itu para peserta melakukan praktek SADARI secara online yang dipandu oleh Ibu Nani Firmansyah.
YKPI…Saling Jaga Saling Peduli